Rabu, 04 Mei 2016

Curhatku : Ketika ber "Asa"


CURHATKU
1 JANUARI 2015
7:03 PM
End at 02:25 pm 12 Januari 2015


Saat harapan belum menjadi kenyataan, galau memang rasanya. Cita-cita yang selama ini sudah pernah aku utarakan kepada orang-orang terdekat belum terwujud di tahun 2014 kemarin. Tidak bisa dipungkiri sedih memang rasanya. Apa mungkin usahaku kali itu belum maksimal? Ataukah Allah punya rencana lain di balik ini? Namun yang pasti aku akan tetap berusaha di tahun ini, tahun 2015. Mungkin itu suatu kesuksesan atau harapan yang tertunda. Seperti halnya lima tahun yang lalu. Di saat aku ingin melanjutkan kuliahku, ada beberapa faktor yang membuat aku menundanya. Selain harus bekerja dahulu, aku juga kasian melihat orang tuaku jika harus membiayaiku lagi secara full. Paling tidak, kalau aku bekerja dahulu sambil kuliah harapannya memang untuk meringankan beban keduanya. Alhamdulillah kurasakan waktu itu, setelah satu tahun bekerja di madrasah, aku bisa mengatur waktu antara kuliah, bekerja, dan mempersiapkan pernikahanku.
Lulus magister di tahun 2014 kemarin memang tidaklah mudah untuk aku lalui. Dua setengah tahun kujalani dengan penuh perjuangan sampai titik darah penghabisan kalau bisa dikatakan. Memang aku tidak indekos waktu itu. Jumat Sabtu aku usahakan untuk menginap di tempat adik, sepupu, maupun teman-temanku secara bergantian. Aku berpikir, kalaupun aku indekos, kos nya mungkin jarang aku tempati. Hal itulah yang membuat aku tidak menyewa kos.
Sebelum aku membeli laptop sendiri, aku selalu bergantian dengan kedua adikku. Pernah suatu ketika, aku lembur untuk mengerjakan tesis dengan meminjam laptop milik kekasihku. Keesokan harinya sebelum berangkat ke Semarang untuk kuliah, aku mengembalikan ke rumahnya. Kepalaku memang pusing waktu itu karena semalaman tidak tidur untuk menyelesaikan sampai bab III. Usai pamit dengan kekasihku, aku naik motor ke Semarang dengan kondisi sakit kepala dan mengantuk berat. Sesampai di daerah Trengguli Demak, tanpa sadar dan dalam kondisi tertidur, motor yang aku kendarai menabrak mobil pick up yang terparkir di depan sebuah bengkel las. Dalam keadaan sakit dan penglihatan remang-remang kulihat kerumunan orang-orang sudah di depan menolongku. Sempat kulihat pula motor yang aku kendarai dalam keadaan remuk. Aku melihat pula ada yang membawaku dengan sepeda motor ke RS. Alhasil, tangan dan tulang hidungku patah. Hampir total dua Minggu aku dirawat di RS. Aku pun hampir satu bulan tidak berangkat kuliah. Dalam keadaan itu, aku berusaha menitipkan tesisku untuk dibimbingkan ke dosen waliku kepada teman sekelasku Mas Sunu dan Rissa. Dalam keadaan masih belum sembuh benar pula, aku minta tolong kekasihku untuk menemaniku mengantar kuliah dan mengikuti ujian semester.
Kuliah S2 memang penuh dengan perjuangan. Awalnya, aku berencana menikah dengan kekasihku setelah lulus kuliah. Namun, karena berbagai pertimbangan kami memutuskan untuk menikah di waktu aku dalam tahap penyelesaian tesis.
Tidak hanya sekali aku terjatuh dari sepeda motor. Walaupun seperti itu, aku tak mau menyerah untuk menyelesaikan tesisku. Walaupun aku sibuk untuk menyelesaikan tesis ini, tapi kesibukan untuk mencari tambahan pemasukan tetap aku jalani. Pagi mengajar di madrasah, sorenya aku mengajar di salah satu lembaga bimbingan belajar.
Ribuan terima kasih tidak pernah aku lupakan untuk kedua orang tuaku, suamiku, dan keluargaku yang lain. Terima kasih secara khusus aku sampaikan kepada suamiku. Dialah yang selalu menemaniku siang dan malam dalam penyelesaian tesisku. Sebagai suami istri hubungan kami memang dekat sekali. Selain sebagai suami, ia juga sahabat terbaikku.
Di tahun 2014 kemarin, harapan untuk meraih cita-cita yang aku harapkan sebenarnya sudah dekat. Namun, impian itu belum menjadi kenyataan. Mungkin Allah punya rencana lain dibalik itu semua. Allah menitipkan seorang gadis kecil yang imut dan lucu kepada kami tepat di hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, 3 Januari 2014. Ahza Danish Syauqina adalah salah satu anugerah terindah yang pernah kami miliki. Terima kasih Tuhan. Semoga kami dapat menjadi orang tua yang baik baginya. Aamin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar